fb_img_1485496763775

Ada kondisi medis aneh di mana seseorang mengalami orgasme yang tidak mengenal waktu bahkan dalam kondisi tidak berhubungan seksual dan terjadi puluhan kali dalam sehari,yaitu kondisi yang disebut dengan Persistent Genital Arousal Disorder (PGAD). PGAD kerap ditemukan di kalangan peremuan sebetul nya pada pria pun bisa hany namanya beda yaitu Priapism ( mengalami ereksi terus menerus) Wanita yang mengidap gangguan PGAD ini akan terus menerus dalam keadaan gairah “terangsang” sekalipun pas tidak lagi memikirkan tentang seks. area genital mereka akan menjadi titik yang sangat lebih sensitif . Sehingga saat mereka melakukan sebuah aktivitas atau memakai jenis pakaian tertentu, bisa memicu “gairah” dalam dirinya.

Perempuan yang terkena PGAD bisa mengalami orgasme spontan puluhan sampai ratusan kali dalam sehari.tentu saja Bukannya menjadi pengalaman yang menyenangkan, mlainkan PGAD adalah pngalaman yang buruk.seperti Tiba-tiba rangsangan itu muncul dan orang tersebut tidak bisa menahannya sehingga mengalami orgasme di depan umum. Itu adalah kondisi yang cukup merepotkan. Meskipun kasus PGAD ini masih lah belum pasti apa penyebab nya namun para dokter meyakini bahwa kerusakan saraf sensorik dianggap sebagai penyebab PGAD tersebut contoh kasus seperti yang di alami Gretchen Molannen, asal florida berumur 39 menderita orgasme tiada henti sejak usia 23 tahun yang akhirnya bunuh diri, setelah bertahun-tahun berupaya mengatasi penyakit PGAD nya tersebut ia menceritakan .

“Gairah itu tidak akan mereda. Maksudku, pada malam terburuk saya pernah 50 kali orgasme berturut-turut. Saya bahkan tidak bisa berhenti minum air.”kata dia ” Pria tidak mengerti. Mereka tidak peduli. Mereka pikir saya terangsang… Ketika saya menjelaskan kepada cowok-cowok,saya katakan pada mereka, “Bayangkan ereksi yang berlangsung terus-menerus, perasaan sesaat sebelum keluar,sepanjang hari, sepanjang malam, tidak peduli berapa kali, tidak peduli sampai alat vital Anda lecet. Tidak bisa membuat Anda tenang. Tidak bisa tidur. Anda pikir akan mendapat serangan jantung” Molannen mengaku bahwa ia mulai merasakan sensasi tersebut ketika berusia 23 tahun, digambarkannya seperti saklar yang tidak bisa dimatikan.

Kasus yang lain lagi adalah wanita asal Arizona Caraya Anaya  mengalami PGAD mendapatakan serangan 160 kali orgasme selama dua jam. ia memilih di dalam rumah saja daripada ia berada di luar dan berteriak akan serangan orgasme yang dialaminya. “Ketika sedang berada di dekat teman anak-anak, saya seperti merasa berbuat cabul, padahal perasaan ini keluar kuat begitu saja dari tubuh,” katanya Kondisi ini, ternyata dialaminya saat berbelanja tiga tahun yang lalu. Saat itu ia sedang berjalan-jalan di toko tiba-tiba ia merasakan dirinya terangsang oleh apa yang dilihat, pegang, dan ia baui. “Saat itu saya sangat takut dan bingung. Aku berlari ke luar toko untuk pulang, ternyata orgasme berlanjut hingga enam jam,” ungkapnya. untuk menghentikan kondisi ini ia telah melakukan berbagai cara mulai dari mandi air dingin, ubah pola makan, meningkatkan olahraga namun tak berhasil.

 

Iklan