Sebuah klaim yang besar membutuhkan bukti yang besar pula.

Skeptisme adalah sebuah pendekatan untuk mengevaluasi klaim yang membutuhkan bukti dan penerapan menggunakan sarana ilmu pengetahuan. Skeptisme yang paling sering digunakan untuk klaim yang luar biasa akan ada bantahan untuk membutuhkan bukti yang bisa di pertanggung jawabkan kebenaranya.

Penerapan alasan untuk bukti adalah metode terbaik yang kita miliki untuk memperoleh pengetahuan yang dapat diandalkan. Apapun yang diklaim sebagai pengetahuan harus mempunyai kebenaran dan dapat dilakukan pembuktian.

Ilmu adalah cara tertentu untuk memperoleh informasi yang dirancang untuk mengurangi kemungkinan ke kesimpulan yang salah. Menggunakan proses ilmiah akan meminimalkan kesalahan, oleh karena itu skeptisme sering di gunakan sebagai pendukung yang kuat dari ilmu dalam kedokteran, di sekolah- sekolah, dan untuk menginformasikan berita palsu, pembodohan dan pseudosains dan segala nya yang disebut disebut sebagai tipu muslihat.

Logika dan matematika juga komponen ilmu yang dapat berharga dalam menilai klaim. Hukum alam memberi kita batas rasional dalam pencarian kita untuk menentukan penjelasan. Skeptis akan menuntut bukti dari klaim supranatural,paranormal,mitos,kesehatan,testimoni palsu,informasi salah pseudosain, rumor, dan sebagainya. Menggunakan nalar dan berpikir kritis, banyak skeptis akan pandai mengidentifikasi kesalahan dalam argumen dan penalaran untuk menghindarkan dari tipuan dan pembodohan. salam skeptis!